Beranda > blogger, Lain Lain, tutorial > Copas artikel dengan menyertakan link sumber bukanlah ciri-ciri blogger yang bermoral

Copas artikel dengan menyertakan link sumber bukanlah ciri-ciri blogger yang bermoral

copas artikel dengan menyertakan link sumber bukanlah ciri-ciri blogger yang bermoral dari kebanyakan blogger tentang cara copas yang baik atau bermoral.
Kita tahu bahwa banyak sekali artikel – artikel yang tak lain adalah hasil
dari klik kanan >> pilih copy pada mouse dan kemudian langsung Ctrl +
V
ini telah memenuhi atau ”mewarnai” (dalam tanda kutif) dunia para blogger. Banyak sekali yang dengan entengnya melakukan tindakan yang menurut saya sangat jauh dari panduan menjadi blogger yang bermoral. Disini saya mencoba menggambarkan beberapa tingkah laku bloggers yang saya anggap bukan blogger yang bermoral.

1. tipe blogger copas dengan menyertakan link sumber artikel

menurut saya blogger tipe ini adalah tipe copase yang ”paling baik” diantara yang buruk. Namun tetap saja blogger tipe ini bukan termasuk blogger yang bermoral dan tidak mempunyai attitude yang
baik. Mengapa saya bilang begitu ???, menurut saya pribadi tipe blogger seperti
ini cukup pantas jika disebut pencuri yang jujur. Lalu apakah pencuri yang jujur itu baik,,,! tentu jawabannya adalah tidak. Mencuri tetaplah mencuri dan mengakui bahwa dia adalah pencuri tidak merubah nilai dari Kata ” mencuri ” itu sendiri. Sekarang pikir dengan menggunakan anugrah Allah Swt yang diberikan kepadamu yaitu akal. Apakah mencuri dan mengakui bahwa dia adalah pencuri secara terus menerus itu baik ?, apakah nilai satu kejahatan bisa
dihapus dengan satu pengakuan. Mungkin ini yang dipikirkan oleh copaser tipe ini. Mereka pikir semua selesai setelah mengakui bahwa mereka mencuri artikel dengan menyertakan link sumber. Sungguh sangat memprihatinkan. Memang, tidak akan ada satu mahklukpun dibawah kolong langit ini yang terlepas dari yang namanya kesalahan. Tapi yang saya tahu adalah ” Sebaik – baiknya orang yang melakukan kesalahan adalah
orang yang mau keluar dari kesalahan itu sendiri ” bukan orang yang senantiasa betah dengan kesalahan yang dibuatnya.

2. tipe blogger copas tanpa menyertakan link sumber artikel

tidak perlu saya jelaskan panjang lebar untuk blogger tipe ini karena saya yakin memang tidak perlu dijelaskan. Dan jika memang ada kursi tertinggi dengan gelar copaser sejati, saya percaya bahwa
blogger tipe ini pantas dan mampu memegang tanggung jawab untuk menjadi pemilik kursi blogger copaser sejati tersebut. Sebenarnya ada banyak tipe blogger copaser yang sok merajarela,
namun cukup 2 ( dua ) tipe saja yang saya bahas dipostingan ini. Sekarang saya akan memberikan gambaran tentang blogger copas yang menurut saya adalah benar – benar blogger yang punya etika. Dalam
artian blogger yang jenis ini adalah tipe blogger copas yang tidak menyimpang dari panduan menjadi blogger atau manusia yang bermoral. Tipe atau syarat menjadi copaser yang baik menurut saya
Dua tipe blogger diatas akan lepas dari anggapan yang buruk jika memang jenis artikel atau cara melakukan copas telah memenuhi syarat dibawah ini:

1. Artikel memang dibuat oleh penulis aslinya untuk tujuan berbagi
dan memang dianjurkan oleh penulis untuk disebar luaskan. Untuk
artikel jenis ini menurut saya halal – halal saja untuk di copas
dengan atau tanpa menyertakan suber link sekalipun karena dengan
melakukan copas pada artikel jenis ini, kemungkinan besar sang
penulis aslinya akan berterima kasih kepada kita karena memang itu
tujuan artikel jenis ini dibuat.

2. Sebelum mempublikasikan artikel yang dicopas, sang copaser meminta izin terlebih dahulu oleh penulis aslinya.dengan catatan tidak mempublikasikan artikel yang dicopas sebelum memperoleh
izin dari pemilik artikel. ya, inilah tindakan yang harus dilakukan untuk menjadi copaser yang baik menurut saya. Karena memang Copas itu tidak buruk,
yang buruk adalah cara kita melakukan copas. Untuk sekarang, hanya itu syarat atau hal yang harus dilakukan untuk
menjadi copaser yang baik yang terpikir di benak saya. Bagi anda yang memiliki pendapat – pendapat yang lain, tak peduli itu pro atau kontra. Silahkan ditulis pada kotak komentar. Dan untuk itu saya ucapkan terima kasih.

ARTIKEL TERKAIT
ARTIKEL LAINNYA
Iklan
Kategori:blogger, Lain Lain, tutorial Tag:,
  1. 31 Agustus 2013 pukul 22:43

    Saya yakin, anda pernah membuat karya ilmiah, entah itu berupa skripsi atau tesis atau jurnal dan lain sebagainya. Di dalam tulisan-tulisan seperti itu, kita diperbolehkan mencantupkan teori dari peneliti/penulis terdahulu dengan menyertai sumber meskipun tanpa meminta ijin dari penulisnya terlebih dahulu.
    Lalu, apapula aturan dunia blog yang tidak memperbolehkan hal tersebut (mengkopi dengan menyertai sumber). Bagaimana jika pemilik blog tersebut telah tiada, atau sudah tidak pernah menjamahnya blognya lagi? Amat disayangkan jika info berharga yang tertera di blog tersebut lalu tidak boleh di share karena belum mendapat persetujuan dari penulisnya (entah karena penulisnya tidak tahu). Padahal, bisa saja niat mereka memposting ilmu mereka di dunia maya, demi mendapat pahala, demi berbuat baik.
    Saya sayangkan statement anda dengan menyebut hal demikian dengan kata “tidak bermoral”. Salam, 😀

  2. 28 Maret 2013 pukul 09:47

    gw ngak jelas dgn no 1..
    kayanya itu cuma tulisan yg tidak usah di masukkan..

    • 28 Maret 2013 pukul 17:38

      mungkin anda merasa tidak jelas, tp belum tentu ama yang lain, dan itu sebagian dari artikel saya, jd tidak perlu saya hapus,,

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: